MONAS,Surga bagi burung Perkutut (Geopelia striata) di tengah kota Jakarta

October 28, 2009
KSBL PECUK |

Perkutut (Geopelia striata) di tengah kota Jakarta- by KSBL pecuk
Di suatu pagi tepatnya selasa (27/10/09), ketika saya (arifiin,red.) melakukan perjalanan berkeliling Monumen nasional (MONAS) Indonesia di Jakarta, saya bersama seorang teman (arnold,red.) yang juga seorang Birdwatcher menunjukkan ke saya tentang keberadaan sekawanan burung Perkutut (Geopelia striata).
Burung ini merupakan burung pemakan biji yang memiliki Tubuh berukuran kecil (21 cm).Tubuh ramping, ekor panjang. Kepala abu-abu, leher dan bagian sisi bergaris halus, punggung coklat dengan tepi hitam. Bulu sisi terluar ekor kehitaman dengan ujung putih. Iris dan paruh abu-abu biru, kaki merah jambu tua. Hidup berpasangan atau kelompok kecil. Makan di permukaan tanah. Kadang berkumpul untuk minum di sumber air. Makanan: biji-bijian, serangga. Sarang berbentuk datar tipis dari ranting-ranting. Telur berwarna putih, jumlah 2 butir. Berbiak bulan Januari-September. Memiliki kelebihan mampu mengemisikan suara yang terdengar merdu. Suara merdu tersebut umumnya dihasilkan oleh individu perkutut jantan.
Perkutut (Geopelia striata) di tengah kota Jakarta by KSBL pecuk
Burung Perkutut (Geopelia striata) banyak berkeliaran di daerah sekitar Monas. Burung ini banyak beraktifitas di paving jalan. Sarang-sarang buatan banyak di temukan diantara pohon Palm raja (Oreodoxa Regia) yang sengaja dibuat oleh PEMDA DKI Jakarta.
sarang Perkutut (Geopelia striata) di tengah kota Jakarta--- by KSBL pecuk
Dari wacana seperti ini, kita bisa berkaca bahwa kepedulian kita terhadap burung dan Habitatnya bisa kita wujudkan setidaknya memberikan sarang buatan demi kehidupan burung yang ada di alam bebas. Dan sebagai bentuk pembelajaran bahwa usaha Konservasi harus selalu dilaksanakan dimanapun dan kapanpun kita ada. (afien_4r/MIK)

Akankah Habitat Burung Musnah ?

January 1, 2009

HABITAT Burung Musnah, Akankah terjadi??

terik-glareola-maldivarum-orientalpratincolelp terik (Glareola maldivarum)

“pertanyaan seperti diataslah yang membuat hati para pemerhati (baik LSM, Instansi maupun kelompok studi) burung liar di Indonesia menjadi gentar. Namun dari pertanyaan seperti ini menjadi trigger bagi kita semua untuk menyelamatkan burung dan habitatnya baik di daerah-daerah khususnya (endemik,red.) maupun secara keseluruhan yang ada di bumi Nusantara Indonesia”. (afien_4r)

baca selanjutnya By PECUK-ITS


Indonesia Temukan Spesies Baru Burung Kacamata (Zosterops somadikartai)

November 11, 2008

zosterops-somadikartai-32

 Spesies jenis ini hanya terdapat di tiga pulau, yakni di Batudaka, Togian, dan Malange. Spesies baru burung kacamata ditemukan di Kepulauan Togian, Teluk Tomini, Sulawesi Tengah. Spesies baru burung kacamata ini telah diberi nama dengan sentuhan lokal, Zosterops somadikartai. Penemuan spesies baru ini telah dipublikasikan oleh ilmuwan Indonesia dalam edisi terbaru Wilson Journal of Ornithology pada Mater 2008. Ini merupakan salah satu jurnal ornitologi paling terkemuka di Amerika Serikat (AS). Lihat Berita selengkapnya